Rabu, 22 Mei 2013


15 Tips Cara Berhenti Merokok Mudah
                Cara Berhenti Merokok –  Entah kenapa ya, remaja sekarang banyak yang menjadi seorang perokok. Entah karena ajakan teman atau karena lingkungan sekitar orang yang seumuran pada ngerokok jadi kita ikutan hisap rokok juga. Padahal kalau sudah terlanjur jadi perokok sulit loh walau sudah menerapkan beragam cara berhenti merokok yang katanya ampuh. Studi dari University College London membuktikan, 65% perokok berhasil menghentikan kebiasaannya dengan cara berhenti dengan spontan, tanpa direncanakan dari jauh-jauh hari. Melakukan perencanaan memberi kesempatan bagi Anda untuk berpikir dua kali apakah akan berhenti merokok atau tidak, sehingga masih ada kemungkinan Anda batal berhenti merokok.
Tips Berhenti Merokok Lainnya
1. Sadar akan resiko kesehatan dari merokok. Kamu dapat mencari informasi seputar resiko merokok baik dari internet, buku ataupun berkonsultasi langsung kepada dokter.
2. Jangan berhenti saja. Tidak apa-apa untuk mencari dukungan dalam kelompok atau dengan seorang teman, tapi pastikan kelompok atau teman-teman berdedikasi bukan perokok.
3. Mulailah dengan tujuan sederhana. Bertekad “Selamanya” atau “Demi sisa hidup kamu” adalah terlalu muluk dan merupakan waktu yang lama untuk mengukur psikologis. Cobalah dalam hitungan jam, kemudian pindah ke hari, lalu minggu, dan seterusnya.
4. Beberapa orang mengurangi secara bertahap, yang dapat bekerja selama kamu memiliki tanggal yang ditetapkan dalam pikiran untuk berhenti merokok lengkap. Perencanaan jumlah rokok seperti itu cenderung untuk merokok setiap hari sampai tanggal berhenti, mengurangi jumlahnya setiap hari, membeli merek rokok yang kamu tahu kamu tidak akan menikmatinya banyak, dan memberikan paket kamu kepada orang lain sehingga kamu harus meminta mereka kembali untuk merokok dapat membantu. Jika pemotongan bertahap tidak bekerja,Anda harus mencoba berhenti sama sekali.
6. Sebagian besar orang yang berupaya untuk berhenti merokok untuk mengatasi kecanduannya mengalihkan perasaan ingin merokoknya dengan menggantinya dengan makanan-makanan ataupun minuman seperti banyak ngemil atau minum susu. 
7. Keinginan untuk merokok rata-rata berlangsung tiga menit, tetapi terasa lebih lama lagi. Menyimpan arloji dapat berguna untuk mengingatkan kamu tentang berlalunya waktu nyata, mengambil napas dalam-dalam, dan mengalihkan pikiran kamu dari masalah yang mungkin berpikir untuk kembali menjadi perokok.
8. Dapatkan lebih banyak tidur. Dengan tidur lebih awal ini dapat membantu.
9. Ubah rutinitas kamu. Jika kamu memiliki rutinitas sehari-hari dan merokok adalah bagian dari itu, lalu berhenti mungkin membuat kamu merasa seperti ada yang hilang. Jika kamu membuat rutinitas baru yang tidak melibatkan merokok apapun, maka kamu dapat memperkuat gagasan bahwa tidak ada yang hilang. Mencari rute baru untuk bekerja adalah salah satu contoh.
10. Teh, kopi dan alkohol harus dihindari, terutama pada tahap awal berhenti merokok. Nikotin menyebabkan kafein untuk habis dua kali lebih cepat, sehingga yang digunakan untuk sejumlah besar kafein dapat menemukan diri mereka lebih sensitif. Jika kamu mengalami masalah dengan tidur atau kecemasan, cobalah memotong asupan kafein kamu setidaknya setengah.
11. Kamu mungkin akan bermimpi merokok setidaknya sekali. Hal ini disebabkan oleh bau tembakau yang dikeluarkan oleh paru-paru saat mereka sembuh, dan merupakan tanda bahwa kamu pulih. Ini ada alasan untuk khawatir.
12. Anda mungkin merasa kehilangan emosional yang akan membawa Anda melewati fase-fase penyangkalan, tawar-menawar, kemarahan, penerimaan depresi, dan berpuas diri. Ini adalah bagian penting dari pemulihan psikologis.
13. Olahraga sedang sangat membantu dan umumnya tidak kompatibel dengan merokok. Kamu dapat memulai lambat, tapi membangun hingga 30 menit aktivitas ketat 3 atau 4 kali seminggu sesuai kebutuhan.
14. Minum banyak air. Ini akan membantu tubuh kamu menyiram sendiri bersih, dan dapat memenuhi “keinginan lisan” yang kamu miliki.
15. Membuat jurnal kecanduan dan perasaan yang kamu miliki untuk mereka.

Mitos dan Fakta Seputar Rokok
BANYAK yang mengatakan bahwa salah satu gangguan psikologis yang para perokok rasakan saat mereka berhenti merokok adalah cemas dan gelisah. Namun, sebenarnya berhenti merokok tidak akan memicu gangguan psikologis apa pun. Dengan berhenti merokok, secara tidak langsung mereka akan mengulangi kebiasaan ini dan menghapus rasa cemas. Sebagai hasilnya, rasa cemas akan berkurang. Berikut mitos-mitos yang salah seputar rokok.
MITOS-MITOS ROKOK YANG SALAH
1. Merokok dapat menenangkan pikiran
Faktanya adalah hampir setiap perokok pemula pasti merasa mual, pusing batuk dan mulut yang berasa tidak enak. Pengaruh nikotin akan membuat perokok(orang yang merokok) kecanduan. Lalu, pecandu rokok gelisah berkeringat dingin dan sakit perut bila tidak merokok. saat menghisap rokok, nikotin menyentuh otaknya lagi. saat itulah pecandu baru akan merasa tenang dan bisa konsentrasi lagi. jadi sebetulnya, rokok menimbulkan efek candu yang seolah membuat pikiran setiap penghisapnya lebih tenang.
2. Nikotin dalam rokok tidak menimbulkan kecanduan
Faktanya adalah nikotin jelas-jelas merupakan zat adiktif yang menyebabkan kecanduan/ketergantungan dan dapat menyebabkan persoalan kesehatan serius terhadap setiap pecandunya.
3. Polusi udara oleh asap kendaraan bermotor lebih berbahaya daripada asap rokok.
Faktanya adalah asap knalpot kendaraan bermotor menyebar di udara terbuka. sedangkan asap rokok menyebar tidak hanya di udara terbuka, asap rokok sepenuhnya masuk ke paru-paru perokok dan orang yang berada didekatnya.
4. Merokok itu keren dan modern
Faktanya adalah merokok membuat gigi kuning, kulit keriput, mata merah dan nafas bau. Apakah ini tandanya keren dan modern ?.
5. Kamu enggak ingin ketinggalan zaman sebab sekarang semua orang merokok
Faktanya hanya satu diantara lima siswa SMU adalah perokok, tetaplah pada pendirianmu, beranikah untuk mengatakan “tidak”. Mereka akan mengagumimu “PD” kamu dan kamu pastinya bangga juga.


6. Kamu masih muda bisa berhenti kapan saja kamu mau
Faktanya adalah sekali kamu mencoba merokok, sulit untuk berhenti karena nikotin adalah zat adiktif. Kenyataannya adalah sebagian besar perokok berat, mulai merokok pada usia remaja dan mereka sulit untuk berhenti.
7. Merokok membuat kamu seksi
Pernah dengar ? Mencium perokok seperti mencium asbak! Belum lagi rambut dan baju kamu berbau seperti cerobong asap.
8. Merokok menjadi badan langsing
Kalau ini benar, kamu nggak pernah melihat orang gemuk merokok dong? Faktanya, perokok bisa gemuk atau kurus.
9. Merokok bukan masalah dan tidak akan mematikan
Faktanya adalah, walaupun dibutuhkan waktu 10 - 20 tahun , tetap terbukti rokok mengakibatkan 80% terjadinya kanker paru dan 50% terjadinya serangan jantung, disamping berbagai kanker lainnya , impotensi, gangguan kesuburan dan lain-lain. Bahkan aktor cowboy Marlboropun mati karena kanker paru.
10. Kalau sedikit tidak apa-apa
Faktanya adalah berapa isapan saja sudah meningkatkan denyut jantung ,tekanan darah , kekurangan oksigen, nafas tersengal-sengal, batuk, mual, sakit kepala 43% dari orang yang merokok 3 batang saja sehari, sudah dapat menimbulkan ketagihan dan meningkatkan resiko serangan jantung 2-3 kali dibandingkan yang tidak merokok.
11. Kalau kamu kuat dan mandiri , tidak seorangpun bisa mengatur kamu untuk tidak merokok.
Faktanya adalah kebebasan dan kedewasaan berarti bisa memutuskan sendiri apa yang baik bagi diri sendiri berdasarkan logika dan nalar yang benar , Tidak harus ikut-ikutan.
12. Merokok pasti tidak jelek, buktinya diiklankan secara luas dimana-mana
Apa kamu nggak sadar bahwa tanpa keuntungan yang aduhai, iklan rokok akan rela menginvestasikan modalnya buat prosi bermilyar-milyar ? Dari mana untungnya ? Ya dari ketagihan kamu itu !.
13. Masa iya iklan rokok akan berbohong
Sekarang begini saja, Beli permen yang bisa diecerpun ada tulisan daftar kandungan isi dibungkusnya. Apalagi rokok yang komoditasnya mendunia . Apa kamu pernah lihat daftar kandungan bahan berbahaya di bungkus atau iklan rokok ?
14. Emang kenapa kalau gua merokok? Lagian kan MURAH!
Faktanya, jika Anda tidak merokok dalam 1 tahun, anda bisa menghemat jutaan rupiah! gak percaya?? hitung saja sendiri.

No Smoking !
Semua orang sudah pasti tahu, bahwa konsumsi rokok bagi kesehatan tubuh sangat tidak dianjurkan. Karena berdasarkan fakta yang ada, zat-zat beracun yang terkandung di dalam rokok dapat mengakibatkan kematian. Contoh kasusnya seperti kematian alm, Mbah Surip yang terkenal dengan lagunya yang berjudul 'Tak Gendong' diisukan meninggal karena terlalu banyak mengonsumsi kopi dan rokok.
Nikotin dalam rokok memberikan efek stimulasi otak seperti memperbaiki perhatian, belajar, waktu reaksi seseorang, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Perokok juga sering mengatakan bahwa merokok memperbaiki suasana perasaan mereka, mengurangi tekanan dan mengurangi perasaan depresif. Beberapa wanita menyukai rokok di antaranya kerena dapat menekan nafsu makan dan mengurangi berat badan. Hal inilah yang membuat ketika seseorang sudah mulai mengisap rokok maka kemungkinan besar dia akan sulit lepas dari ketergantungan itu. Apalagi bila ditambah dengan lingkungan sosial yang mendukung perilaku merokok seperti teman, orang tua yang merokok dan iklan rokok yang sangat kuat mendukung perilaku ini.
Perokok beresiko 70% mengalami gangguan pendengaran dibandingkan mereka yang tidak merokok.Semakin banyak jumlah rokok yang dihisap, makin dekat pula perokok dengan resiko mengalami penyakit psoriasis (Psoriasis adalah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian (kulit) yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini kadang-kadang dalam jangka waktu lama atau kambuhan dalam waktu yang tidak menentu. Penyakit ini secara klinis bersifat tidak mengancam jiwa dan tidak menular. Akan tetapi, penyakit ini dapat muncul pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup dan mengganggu
kekuatan mental penderita bila tidak dirawat dengan baik). Merokok dapat menghambat sirkulasi darah, terutama pada jari-jari tangan dan kaki. Bisa terancam mengalami kelumpuhan.