No Smoking !
Semua orang
sudah pasti tahu, bahwa konsumsi rokok bagi kesehatan tubuh sangat tidak
dianjurkan. Karena berdasarkan fakta yang ada, zat-zat beracun yang terkandung
di dalam rokok dapat mengakibatkan kematian. Contoh kasusnya seperti kematian
alm, Mbah Surip yang terkenal dengan lagunya yang berjudul 'Tak Gendong'
diisukan meninggal karena terlalu banyak mengonsumsi kopi dan rokok.
Nikotin dalam
rokok memberikan efek stimulasi otak seperti memperbaiki perhatian, belajar,
waktu reaksi seseorang, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Perokok juga
sering mengatakan bahwa merokok memperbaiki suasana perasaan mereka, mengurangi
tekanan dan mengurangi perasaan depresif. Beberapa wanita menyukai rokok di
antaranya kerena dapat menekan nafsu makan dan mengurangi berat badan. Hal
inilah yang membuat ketika seseorang sudah mulai mengisap rokok maka
kemungkinan besar dia akan sulit lepas dari ketergantungan itu. Apalagi bila
ditambah dengan lingkungan sosial yang mendukung perilaku merokok seperti
teman, orang tua yang merokok dan iklan rokok yang sangat kuat mendukung
perilaku ini.
Perokok
beresiko 70% mengalami gangguan pendengaran dibandingkan mereka yang tidak
merokok.Semakin banyak jumlah rokok yang dihisap, makin dekat pula perokok
dengan resiko mengalami penyakit psoriasis (Psoriasis adalah sejenis penyakit
kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian (kulit) yang terlalu
cepat. Kemunculan penyakit ini kadang-kadang dalam jangka waktu lama atau
kambuhan dalam waktu yang tidak menentu. Penyakit ini secara klinis bersifat
tidak mengancam jiwa dan tidak menular. Akan tetapi, penyakit ini dapat muncul
pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup dan
mengganggu
kekuatan mental penderita bila
tidak dirawat dengan baik). Merokok dapat menghambat sirkulasi darah, terutama
pada jari-jari tangan dan kaki. Bisa terancam mengalami kelumpuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar