Rabu, 22 Mei 2013


No Smoking !
Semua orang sudah pasti tahu, bahwa konsumsi rokok bagi kesehatan tubuh sangat tidak dianjurkan. Karena berdasarkan fakta yang ada, zat-zat beracun yang terkandung di dalam rokok dapat mengakibatkan kematian. Contoh kasusnya seperti kematian alm, Mbah Surip yang terkenal dengan lagunya yang berjudul 'Tak Gendong' diisukan meninggal karena terlalu banyak mengonsumsi kopi dan rokok.
Nikotin dalam rokok memberikan efek stimulasi otak seperti memperbaiki perhatian, belajar, waktu reaksi seseorang, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Perokok juga sering mengatakan bahwa merokok memperbaiki suasana perasaan mereka, mengurangi tekanan dan mengurangi perasaan depresif. Beberapa wanita menyukai rokok di antaranya kerena dapat menekan nafsu makan dan mengurangi berat badan. Hal inilah yang membuat ketika seseorang sudah mulai mengisap rokok maka kemungkinan besar dia akan sulit lepas dari ketergantungan itu. Apalagi bila ditambah dengan lingkungan sosial yang mendukung perilaku merokok seperti teman, orang tua yang merokok dan iklan rokok yang sangat kuat mendukung perilaku ini.
Perokok beresiko 70% mengalami gangguan pendengaran dibandingkan mereka yang tidak merokok.Semakin banyak jumlah rokok yang dihisap, makin dekat pula perokok dengan resiko mengalami penyakit psoriasis (Psoriasis adalah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian (kulit) yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini kadang-kadang dalam jangka waktu lama atau kambuhan dalam waktu yang tidak menentu. Penyakit ini secara klinis bersifat tidak mengancam jiwa dan tidak menular. Akan tetapi, penyakit ini dapat muncul pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup dan mengganggu
kekuatan mental penderita bila tidak dirawat dengan baik). Merokok dapat menghambat sirkulasi darah, terutama pada jari-jari tangan dan kaki. Bisa terancam mengalami kelumpuhan.

Tidak ada komentar: